Kantong Kresek
Di pojok kamarku ada sekantong penuh tas plastik atau kantong kresek. Macam-macam ukuran dan sumbernya. Biasanya dari hasil belanja. Belanja apa sih sekarang yang tidak pakai kantong kresek. Belum lagi kalo pas belanja, makanan dan bukan makanan dipisahkan dalam kantong yang berbeda, trus terkadang sayuran atau daging juga dimasukkan ke kantong tersendiri. Pulang dari belanja itu minimal bawa 2 kantong plastik.
Biasanya aku melipat kantong plastik itu jadi segitiga kecil (biar hemat tempat). Kantong plastik bekas biasanya aku pake untuk dijadikan kantong sampah. Tapi lama kelamaan jadi sumpek juga liat kantong plastik itu.
Waktu blogwalking ternyata udah banyak yang membahas tentang limbah plastik ini. Ada akuingin hijau, mina, dan masih banyak lagi. Ternyata plastik itu baru bisa terurai sampai ratusan tahun jika dibiarkan di (dalam) tanah. Diakar pun plastik menimbulkan masalah karena hasil pembakarannya bisa menjadi zat carbonmonoksida yang berbahaya jika terhirup.
Itu baru kantong platik, belum limbah botol-botol plastik dan berbagai kemasan plastik lainnya.
Sekarang aku kalo belanja di minimarket dekat rumah berusaha membawa kantong plastik sendiri. Kadang penjualnya heran. Atau kalau lagi lupa, aku menyarankan penjualnya memasukkan semua belanjaan ke satu kantong plastik saja, tidak usah dipisah-pisahkan.
Seandainya saja semua toko, supermarket, minimarket menghentikan penggunaan plastik. Mereka bisa menggunakan kantong kertas. Seperti di film-film luar negeri itu. Memang tidak praktis tapi untuk meyelamatkan lingkungan tidak ada salahnya kan?
Gambar diambil disini
















Recent Comments